yang empty ini diisi dengan ceritanya Abunawas aja deh ya, mengenai - Jeng Juminten jualan jamu jahe, jualannya jentat-jentit, jerit-jerit; jamu jahe, jamu jahe…jamu, jamu….!
Wuahahaha…. teman tante Tut ketawanya sampe teriak-teriak.
Seringkali kita perlu mengendorkan ketegangan dan kecapekan dengan cerita semacam ini, toch?
Groet.
Hoi Retno,
yang empty ini diisi dengan ceritanya Abunawas aja deh ya, mengenai - Jeng Juminten jualan jamu jahe, jualannya jentat-jentit, jerit-jerit; jamu jahe, jamu jahe…jamu, jamu….!
March 13, 2008 @ 8:10 amWuahahaha…. teman tante Tut ketawanya sampe teriak-teriak.
Seringkali kita perlu mengendorkan ketegangan dan kecapekan dengan cerita semacam ini, toch?
Groet.
he he he
March 16, 2008 @ 10:13 pm